hati yang gembira adalah OBAT tapi semangat yang patah keringkan tulang

Wednesday, May 26

K-Sophie

Dulu saya tidak banyak tahu tentang yang namanya pembalut, saya dulu sering di suruh membelikan pembalut saudara saya, rasanya, malu sekali apalagi, pergi ke departemen store hanya membeli segumpal pembalut, kasir hanya tersenyum melihat pembalut yang saya sodorkan, ia melihat pembalut itu kemudian melihat saya, seolah dia berkata "lagi datang ya mas?". Betapa pentingnya pembalut bagi seorang wanita, sampai-sampai orang yang tidak tahu menahu tentang pembalut, memakainya pun tidak pernah tapi disuruh beli....
Saya berharap anda bertanya kepada saya, "kapan terakhir kali dalam minggu ini lukas membeli pembalut?",maka saya akan menjawab "kemarin" hehehehe, memang cerita diatas konyol ya, bayangkan seorang mahsiswa yang bernama Lukas pulang dari kampus menuju departemen store kemudian mengambil pembalut dari rak kategori wanita kemudian di bawa ke kasir tanpa tedeng aling-aling semua orang melihat pembalut yang saya bawa, "ih pasti dia belikan buat istrinya tuh". Tapi kini jika anda bertanya pada saya pembalut apa yang bagus maka saya akan menjawab dengan baik, ya karena sering di suruh-suruh beli pembalut....


Baiklah saya akan menjawab pertanyaan anda tentang pembalut yang baik, sebelumnya mari kita sadar mengenai bahan dasar yang di gunakan kebanyakan produsen pembalut, dimana sering menggunakan bahan-bahan dasar daur ulang seperti kertas koran, kardus, karton bekas.


Pada prosesnya bahan-bahan daur ulang ini "di putihbersihkan" dengan cairan kimia berbahan Dioxin, dalam jangka waktu lama Dioxin ini akan menimbulkan masalah baru bagi wanita, seperti cacat kelahiran dan pemicu kanker pada wanita. Bahkan data WHO menunujukan Indonesia termasuk urutan papan atas sebagai negara dengan penderita kanker mulut rahim (kanker serviks) terbanyak di dunia. 62% diantaranya di sebabkan oleh penggunaan Produk pembalut yang tidak berkualitas.



"terus tau tidak pembalut yang berkualitas dan bebas bahan kimia dioxin?"

"tau dunk.." klik disini



0 comments:

Post a Comment